Jakarta - Grab Indonesia menyediakan 90 unit GrabWheels sebagai solusi mobilitas ramah lingkungan di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet. Dokter dan energi medis dapat lebih cepat bergerak dengan GrabWheels.
Penyerahan tersebut dilaksanakan sesudah penandatanganan Nota Kesepahaman yang dijalankan oleh Ketua Tim Gabungan Pengelolaan Wisma Atlet Sebagai RS Darurat Dendi T. Danianto dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir di kantornya, Jakarta, Senin (27/4/2020).
Tenaga medis dan karyawan rumah sakit bisa memakai layanan GrabWheels tidak dipungut bayaran untuk bergerak lebih pesat dan efisien dikala menjalankan tugasnya di sekitar rumit yang terdiri dari 4 menara hal yang demikian.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, bergotong royong dalam melawan COVID-19 yaitu hal yang baik, tak cuma dengan uang atau barang, melainkan juga bisa dengan teknologi seperti yang disediakan oleh Grab lewat layanan GrabWheels di Wisma Atlet.
"Kementerian BUMN terus bersinergi dengan banyak pihak swasta, tak cuma dalam menjalankan kesibukan sosial tetapi juga mencari solusi yang terbaik. Kedepannya, ibukota juga betul-betul technology-minded dan kita dapat belajar dengan solusi teknologi ini," ujar Erick.
Erick yakin kasus COVID-19 bisa menurun sehingga semua pihak dapat kembali berkesibukan dengan normal. Sementara itu, President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyebut dengan sebagian besar masyarakat tinggal di rumah, kemudian para pekerja medis, polisi, dan tentara berjuang di garis paling depan bisa membantu memecahkan pandemi COVID-19.
Ia juga menyebut profesi yang dijalankan oleh Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet untuk COVID-19 sangat penting, dan pihaknya senang dapat berperan dalam mensupport upaya penanggulangan COVID-19.
"Dengan berprofesi sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia untuk menyediakan layanan GrabWheels di rumah sakit darurat secara free, kemauan kami adalah bahwa kami dapat menolong menolong mobilitas mereka saat mereka melaksanakan tugasnya," pungkasnya.
Penyerahan tersebut dilaksanakan sesudah penandatanganan Nota Kesepahaman yang dijalankan oleh Ketua Tim Gabungan Pengelolaan Wisma Atlet Sebagai RS Darurat Dendi T. Danianto dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir di kantornya, Jakarta, Senin (27/4/2020).
Tenaga medis dan karyawan rumah sakit bisa memakai layanan GrabWheels tidak dipungut bayaran untuk bergerak lebih pesat dan efisien dikala menjalankan tugasnya di sekitar rumit yang terdiri dari 4 menara hal yang demikian.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, bergotong royong dalam melawan COVID-19 yaitu hal yang baik, tak cuma dengan uang atau barang, melainkan juga bisa dengan teknologi seperti yang disediakan oleh Grab lewat layanan GrabWheels di Wisma Atlet.
"Kementerian BUMN terus bersinergi dengan banyak pihak swasta, tak cuma dalam menjalankan kesibukan sosial tetapi juga mencari solusi yang terbaik. Kedepannya, ibukota juga betul-betul technology-minded dan kita dapat belajar dengan solusi teknologi ini," ujar Erick.
Erick yakin kasus COVID-19 bisa menurun sehingga semua pihak dapat kembali berkesibukan dengan normal. Sementara itu, President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyebut dengan sebagian besar masyarakat tinggal di rumah, kemudian para pekerja medis, polisi, dan tentara berjuang di garis paling depan bisa membantu memecahkan pandemi COVID-19.
Ia juga menyebut profesi yang dijalankan oleh Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet untuk COVID-19 sangat penting, dan pihaknya senang dapat berperan dalam mensupport upaya penanggulangan COVID-19.
"Dengan berprofesi sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia untuk menyediakan layanan GrabWheels di rumah sakit darurat secara free, kemauan kami adalah bahwa kami dapat menolong menolong mobilitas mereka saat mereka melaksanakan tugasnya," pungkasnya.


